Showing posts with label movie. Show all posts
Showing posts with label movie. Show all posts

Sunday, July 5, 2015

Terminator Genisys (2015 Movie)

Hai Bloggers~
Sudah lama tidak menulis nih, padahal aku sudah mengurangi kesibukan lalu juga banyak ide juga yang mau diungkapkan, tapi hanya sebatas di kepalaku saja.

Akhir-akhir ini aku jadi sering menonton di bioskop, karena banyak film-film seru (Jurrasic World, Minion, Insidious chapter 3, Poltergeist,dll). Mungkin juga akibat bertepatan dengan waktu liburan musim panas sehingga menjadi waktu penting untung merilis film-film oke.

Sayangnya aku belum libur ;w;
Baru 2 minggu lagi ada libur lebaran seminggu dan di bulan Agustus ada libur semester dua minggu. Hiks dikit banget kan ya ._.

Terminator Genisys

Anyway di awal bulan Juli ini aku menonton film Terminator yang kelima yaitu Terminator Genisys.



Seperti biasa aku lebih suka menonton sendirian di hari-hari biasa karena bioskop tidak terlalu penuh dan bisa mengambil tempat duduk yang paling ku suka yaitu di barisan F-H dan di TENGAH !! Woohooo~
Kadang aku ga peduli juga kalau cuma duduk sendirian di tengah dan bangku kanan-kiri-depan-belakang kosong itu malah dapat mengurangi gangguan suara. Meskipun aku ga dapat mencegah kalau di belakangku ada orang terus ga tau etika karena mainin kaki ngedorong2 bangku tempat aku duduk, aku ga tau apa maksudnya tapi itu cukup mengganggu. Jadi bagi kalian yang suka melakukan itu juga harap sadar diri.

Kembali ke film.
Entah mengapa film Terminator kali ini rasanya biasa banget.
Berbeda dari film-film sebelumnya, kali ini ceritanya diungkapkan dari sisi Kyle Reese, bapaknya John Connor.
(Spoiler Alert) Dia yang saat masih bocah harus bertahan hidup dengan lari dari kejaran robot-robot Skynet. Terus diselamatkan oleh John Connor, terus tumbuh dan berlatih perang serta jadi tangan kanan John Connor. Kembali ke masa lalu untuk menyelamatkan Sarah Connor yang ternyata udah jadi keren banget karena dibesarkan sama Kakek T-800 (Kakek Arnold Schwarzenegger). Diburu sama Skynet. Pergi ke masa depan sebelum kiamat gara-gara skynet. Ujug-ujug ketemu John Connor lagi dan jadi tahu kalau John Connor adalah anaknya. Sayangnya John Connor ini udah kerasukan Skynet. Terus Kyle Reese jatuh cinta ama Sarah Connor tapi Sarah Connor galau karena kalau punya anak nanti kayak John Connor saat ini. Terus mereka bertiga (Kyle Reese, Sarah Connor, dan Kakek T-800) berusaha matiin software Genisys nya Skynet sebelum nyebar ke internet publik dan bikin kiamat serta perang sama John Connor yang ternyata DIA YANG BIKIN GENISYS.
Oke kesimpulan cerita dari film ini adalah PERSETERUAN KELUARGA *jengjeeeeeeeeeng*


Kesimpulan dari film yang ga sengaja digambar pas kuliah lighting & akustik hahaha

Untung aja ini bergenre Action yaa...kebayang dong kalo genre nya Drama pasti udah kayak sinetron Indonesia. O_Oa
Ada Hidden plot yang aneh juga sih. Kan kalau di cerita film Terminator sebelumnya tuh si Sarah Connor diselamatkan sama Kyle Reese aja. Tapi di sini ujug-ujug ada si T-800 menyelamatkan Sarah Connor duluan. Lalu pas ditanya siapa yang mengirimnya, ngakunya sistem itu sudah dihapus. Wah wah.
Kata BiibopH sih kayaknya Hidden plot ini bisa jadi buat ide di film Terminator selanjutnya.
Kalau film yang ini sukses. Ya semoga sukses deh~

Menurutku pemilihan aktornya juga agak maksa.
Karena ada Kakek Arnold Schwarzenegger yang kepaksa main jadi T-800 lagi padahal uda ubanan o.oa
Dan juga yang jadi John Connor nya entah siapa ga kenal. Kirain yang main jadi John Connor itu Christian Bale lagi.
Untuk yang jadi Sarah Connor nya sih ya oke juga dia bisa akting jadi rada gahar gitu. Kalo ga salah dia yang main di Game of Thrones dengan karakter yang punya rambut putih itu, aku lupa nama karakternya siapa.
Daaaannn yang jadi Kyle Reese nya itu yang jadi karakter Eric yang nyebelin di Divergent & Insurgent ! OMG !!

 Mamang Jai Courtney ini yang jadi Eric juga di Divergent series


"Itu Si Eric !!!", ekspresiku pas liat tokoh Kyle Reese

Sempet kebawa sebel, karena aku ga suka banget karakter Eric yang cukup antagonis yang dia bawain di Divergent & Insurgent.
Mukanya yang senga banget itu loh masih bikin sebel aja. Ga tau kenapa. Hahaha. *kebawa suasana* 

Aku memberikan rating keseluruhan untuk film ini adalah 6 dari 10~
Menurutku ini film Terminator yang seenggaknya lebih baik dari Terminator 3 yang menurut aku jelek banget hahaha
Lalu aku masih belum memaafkan Hidden Plot nya karena beda cerita dengan film Terminator yang dulu-dulu. Untuk hiburan dan fans Kakek Arnold Schwarzenegger sih ini cukup worthed untuk ditonton.
Jadi yang sedang mencari film untuk ditonton di musim panas 2015 ini, film ini bisa jadi pilihan.

Oke Tunggu postingan berikutnya yaaa

 *jengjengjengjengjeng*




Source : Mbah Google.com & Terminator Genisys on IMDb 

Saturday, August 30, 2014

Lucy (2014 movie)

Kemarin sore setelah beres stupa, aku menonton Lucy yang baru tayang weekend kemarin.



Film ini sudah ku tunggu dari pertama kali ku lihat trailernya pada bulan Maret atau April lalu. Ketertarikanku saat melihat trailernya adalah karena tema yang diusungnya adalah "Bagaimana jika manusia menggunakan kapasitas otaknya sampai 100% ?". Lalu kulihat adegan di mana Tante Scarlett Johansson, pemeran Lucy, bisa menjadi manusia super yang bisa mengendalikan manusia lain, mengubah rambutnya sendiri, mengendalikan waktu, dan melihat sinyal elektronik yang tak kasat mata bagi manusia biasa. Itu semuanya memang keren dari sisi action, tapi bagiku itu menggugah sisi spiritual.

Jika ingin melihat review lengkap dan detail mengenai film Lucy ini bisa mampir ke IMDB : Lucy (2014).

Menurutku, dari sisi film untuk menghibur, film ini kesannya biasa saja. Apalagi durasinya begitu cepat sehingga tanpa disadari filmnya tiba-tiba sudah selesai. Tapi dari sisi pesan yang tersirat dalam film ini, dirasa cukup dalam. Meskipun beberapa di antaranya, aku sudah mengerti tapi saat menonton filmnya aku pun seperti diingatkan kembali.

Ku peringatkan bahwa tulisanku berikutnya akan banyak spoiler tentang film. http://eemoticons.net

Genre Science-Fiction diberikan kepada film ini.
Apa benar semua itu fiksi ?
Bagiku sih, tentang obat ilegal yang bisa membuat si Lucy yang awalnya cuma cewe biasa yang lemah tapi suka pesta, menjadi cewe yang super pengetahuannya, aksinya, dan kekuatannya. Tentu saja obat itu ku anggap fiksi. Tetapi apa yang terjadi pada Lucy, dengan perkembangan otaknya yang cukup pesat hanya dalam waktu beberapa jam saja dan membuat kemampuannya bertambah terus dari otak manusia biasa ke manusia super itu cukup memukau diriku. Karena kemampuan otak manusia MEMANG bisa sehebat itu tapi bukan karena komponen otaknya tiba-tiba jadi berbeda dengan manusia pada umumnya tetapi manusia tersebut telah mencapai KESADARAN yang lebih dari KESADARAN FISIK.

Dari buku berjudul Kesadaran Jiwa, dituliskan bahwa manusia memiliki 3 tingkatan kesadaran, :
1. Kesadaran Fisik : yakni kesadaran otak yang ada saat ini yang kita rasakan sebagai manusia saat ini. Jika tubuh fisik kita mati, maka kesadaran ini pun akan hilang. Eits..tetapi tenang dulu kesadarannya mungkin hilang tetapi ingatan akan tetap ada di tingkatan berikutnya yaitu..
2. Kesadaran Jiwa : yakni kesadaran perantara dengan kesadaran ruh. Kesadaran ruh dirasa terlalu tinggi untuk berhubungan langsung dengan kesadaran fisik. Maka kesadaran jiwa memperantarai kesadaran fisik dan kesadaran ruh. Kesadaran jiwa ini juga biasa dibilang sebagai Alam Bawah Sadar atau Pikiran Bawah Sadar. Karena ingatan dalam kesadaran fisik yang menyangkut dengan otak manusia sangatlah terbatas, tapi ingatan yang disimpan dalam kesadaran jiwa sangat tak terbatas.
3. Kesadaran Ruh : yakni kesadaran manusia yang sesungguhnya namun belum ada orang yang memiliki kesadaran ruh ini benar-benar bisa menyeritakan tentang bagaimana kesadaran ruh ini sebenarnya. Entah karena sangat sulit dimengerti atau mereka membiarkan kita untuk meningkatkan kesadaran ruh kita agar kita sendiri yang memahami kesadaran ruh itu seperti apa.

Dari cerita dalam film Lucy, diceritakan perkembangan kemampuan otaknya dari hanya 10-15% bisa meningkat terus sampai 100%. Dari peningkatan itu terlihat bahwa semakin berkembang kemampuan otaknya maka kesadarannya pun makin meningkat. Karena itu lah yang terjadi jika manusia sudah meningkatkan kesadaran.
Meningkatnya kesadaran manusia dari fisik menuju ke kesadaran jiwa bisa membuka pintu pengetahuan yang luar biasa. Karena kesadaran jiwa memiliki tempat penyimpanan ingatan yang tak terbatas. Karena pengetahuan yang begitu tinggi pun membuat manusia yang kesadarannya sudah mencapai kesadaran jiwa bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia biasa.
Warna-warna dari suara, suara-suara dari tumbuhan yang hidup, lingkaran cahaya berwarna-warni yang mengelilingi setiap manusia, pola-pola berkilauan di dalam air, kabut-kabut gelap yang melayang-layang, para pengendara awan, pola yang bergetar ke sana ke mari dari cahaya yang menyorot, makhluk-makhluk dari dimensi berbeda yang sedang mampir karena tujuan tertentu, dan masih banyak lagi.
Meningkatnya kemampuan otaknya mengindikasikan bahwa kesadaran Lucy pun tidak terbatas hanya sampai kepada kesadaran jiwa saja. Tapi peningkatan menuju ke 100% itu sebagai analogi peningkatan menuju ke kesadaran ruh.

Di film tersebut juga diperlihatkan bahwa meningkatnya kesadaran berkesan tidak baik bagi tubuh fisik manusia. Karena tubuh fisik manusia sebenarnya tidak dirancang untuk bisa menampung kesadaran lebih tinggi. Maka dari itu manusia di tubuh fisik ini masih disebut sangat PRIMITIF. Karena kemampuan kita terbatas, pergerakan fisik kita juga terbatas. Kita pun hanya bisa berkegiatan di bumi yang kecil ini dibandingkan dengan seluruh universe yang besarnya tidak terhingga. Makanya konyol juga ya kalau ada manusia yang sombong, wong hidupnya aja cuma bisa di situ-situ saja, terpenjara juga dengan lemahnya badan fisik kok masih bisa sombong ? hehehe..becanda. http://eemoticons.net
Balik ke topik..
Kesadaran yang lebih tinggi dari kesadaran fisik memang membuat tubuh fisik manusia tidak kuat menampung. Ini pun menjelaskan mengapa ruh yang lahir di bumi menjadi manusia akan lupa dengan ingatannya saat menjadi ruh. Karena tubuh fisik manusia memiliki batasan-batasan, akhirnya kita pun menyandarkan kesadaran kita kepada kesadaran fisik. Manusia yang hidup di bumi pun merasa bahwa dirinya sadar ya hanya di bumi saja. Jika manusia tersebut meninggal, maka kesadarannya pun akan hilang dan keberadaannya pun musnah begitu saja.
Maka dari itu Tuhan mengutus makhluk-makhluk dari dimensi lain yang tingkatan kesadarannya sudah lebih tinggi untuk membangkitkan kesadaran manusia di bumi yang jadi LUPA ini. Biasanya dalam bentuk malaikat, malaikat ini pun biasanya membantu para MASTER yang berada dalam bentuk fisik. Para Master ini biasanya disebut NABI-NABI yang diberi wahyu karena kesadarannya juga meningkat lebih dari kesadaran fisik.

Lalu bagaimana dengan tubuh fisik yang manusianya sudah mencapai kesadaran lebih tinggi ?
Kalau dalam agama Hindu, disebut MOKSA.
Menyatu dengan Ilahi. Biasanya tiba-tiba menjadi hilang begitu saja. Materi tubuh fisiknya seperti sel-sel yang ada di dalam tubuhnya, mengikuti materi ruh dari cahaya. Sehingga menjadi hilang tak kasat mata karena sel-sel pembentuk tubuh fisiknya pun bergerak menjadi lebih cepat. Karena suatu materi yang bergerak melebihi kecepatan cahaya, tidak akan bisa dilihat dengan mata fisik manusia biasa.
Maka dari itu, kesannya ya seperti hilang begitu saja. Padahal sih tidak hilang, ya anggap saja berubah bentuk.
Tapi cara yang kusebutkan di atas itu jika manusia tersebut memang sudah IKHLAS 100% tentang apa pun yang ada di dunia. Kalau masih nyantol sama dunia, masih ada ego, bahkan masih ada karma (karena energi negatif yang dihasilkan), akhirnya harus memilih dengan cara LANGSUNG LEPAS DARI TUBUH FISIK alias MATI *jengjeeeeeng* http://eemoticons.net *lebay*
Cara ini memang super gak enak, tapi ya mau gimana lagi, soalnya sistem dari sananya sudah begitu. Maka dari itu, ajaran Agama dan Kepercayaan yang menyangkut spiritualitas selalu sama ujung-ujungnya agar manusia SADAR akan dirinya dan IKHLAS.

Oh ya ngomong-ngomong peningkatan kesadaran, semakin meningkatnya kesadaran memang akan semakin jauh dari dualitas kenikmatan yang dirasakan tubuh fisik. Jadi ya rasa senang tapi gak senang-senang amat, rasa sedih juga gak sedih-sedih amat. Biasa aja gitu.
Maka dari itu mungkin ini alasan mengapa banyak di antara kita kembali bikin "kontrak" untuk bisa ke tubuh fisik manusia lagi. Semua itu karena ingin merasakan pengalaman dualitas lagi. Pengalaman yang hanya didapatkan jika kita berada di tubuh fisik ini. Maka dari itu banyak pepatah agar kita bersyukur dengan hidup kita ini sebagai manusia karena bisa merasakan nikmatnya suatu kepuasan dalam mendapatkan yang diinginkan. Jadi yang masih mengira, "Ihh biar aja kita di sini susah, jadi di surga kita akan dapat nikmatnya...". Iya, semua yang diinginkan dapat terwujud bahkan tak terhingga, tapi hasrat dan puasnya dalam menikmati itu sayangnya akan HILANG. http://eemoticons.net
Keinginan yang ada pada ruh adalah PENGALAMAN. Pengalaman untuk merasakan kesatuannya dengan segala hal. Pengalaman untuk mengerti keberadaan ruh itu sendiri.

Agak sulit dimengerti tapi ya seperti itulah yang kupahami.

Film Lucy ini cukup bagus untuk menjadi koleksi. Karena bisa menjadi pengingat juga akan kemampuan dan kesadaran manusia. Oh ya, jangan jadikan apa yang ku tulis di atas menjadi suatu kebenaran. Karena kesadaran dan pemahaman kita mungkin berbeda. Ku sarankan, carilah kebenaranmu sendiri. Dengan pengalaman yang didapat, juga mencari di dalam dirimu.

Ada pepatah dari Lao Tzu,
"Tanpa meninggalkan rumah, orang mengetahui apa yang ada di surga dan di bumi. Tanpa mengintip dari jendela, orang akan melihat jalan surgawi. Mereka yang pergi keluar, semakin jauh perjalanannya, semakin sedikit pengetahuannya. Karena itu, orang bijaksana melihat semuanya tanpa pergi ke mana pun, melihat semuanya tanpa melihat, tidak melakukan sesuatu namun mencapai tujuannya." 

Selamat menonton, Lucy !! http://eemoticons.net



Monday, June 30, 2014

June 2014 Favourites~ ♥

Semester pertama di 2014 ini hampir selesai.

Sebelum menulis ini, aku baru saja pulang dari kampus. Perjalanan pulang cukup mendebarkan karena para pengemudi kendaraan di jalan yang aku lewati tadi kurang tertib jadi banyak titik kemacetan muncul dan saling kesal satu sama lain sehingga menyebarkan energi negatif.
Biasanya sih gak sampai seperti itu, apa mungkin aku nya berlebihan karena dipengaruhi energi negatif yang bertebaran ? atau kah memang mereka semua kurang bisa sabar ? Namun bukankah ini bulan puasa ??? Semoga para pengemudi kendaraan apa pun bisa melatih kesabaran agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan :(

Back to the topic !! 

Beberapa favoritku di bulan Juni 2014 ini di antaranya, :

Mulai dari camilan manis (karena ngiler yang manis-manis pas lagi puasa, ups!)

1. Raisins !! 



Salah satu yang camilan yang bikin nagih. Di Indonesia sering disebut kismis, yaitu buah anggur yang sudah dikeringkan. Rasanya manis dan biasanya menjadi topping untuk cake, cookies, cokelat, atau makanan lainnya. Kalau aku memakannya langsung karena rasanya enak banget~
Aku sudah mencoba Kismis lokal yang dijual di toko bahan-bahan kue kubandingkan dengan Kismis Impor dari Supermarket. Rasanya beda banget !
Yang dibeli di Supermarket lebih enak tapi memang lebih mahal harganya bisa 3 kali lipat lebih mahal dibandingkan Kismis yang dijual di toko bahan kue yang kualitasnya kurang, seperti ukurannya lebih kecil dan ada pahit dalam kismisnya. http://eemoticons.net
Jadi kalau mau kismis yang enak memang harus bisa bayar kualitasnya.

2. UHA milk candy 



Awal tahu permen ini saat asal ku ambil di toples yang ada di meja makan dan kucoba yang permen susu dengan cokelat di dalamnya rasanya enak ;w;
Kuputuskan untuk membeli lagi dan sesuatu yang enak itu memang berharga. Untuk sebungkus yang isinya 5 permen saja harganya Rp. 8.900,- . Mahal juga. Jadi ingat dulu juga pernah beli permen mahal yaitu Milkita yang satuannya harganya Rp. 500,-.
Dulu segitu mahal lhoo..untuk yang pas SD cuma dapet uang jajan 2.000 perak sehari sih jatuhnya mahal banget.
 Liat aja iklannya~
   

Hahaha http://eemoticons.net 
Jadul..tapi aneh juga ada iklan yang jelas-jelas bilang produknya mahal. 

Oke balik ke permen susu UHA. Ada 4 varian rasa : permen susu dengan cokelat di tengahnya, permen susu rasa teh hijau, permen susu strawberry, dan permen susu kopi. Keempatnya rasanya luar biasa. Favoritku sih permen susu dengan cokelat di tengahnya dan permen susu rasa teh hijau, teh hijaunya berasa banget. Gak nyesel deh buat nyoba..hehehe http://eemoticons.net 

Oke setelah ngiler karena camilan, kita lanjutkan ke lagu-lagu favorit di bulan ini~ 
Seharusnya di pertengahan tahun, Indonesia sudah masuk musim panas. Tapi karena di sini curah hujan tinggi, jadi harus sabar juga kalau tiba-tiba hujan. Untuk menikmati musim panas, berikut lagu-lagu yang kupilih.. 

3. Popular Song - Mika feat Ariana Grande
 

Lagu remake dari drama musikal Wicked di Broadway. Rilisnya sih sudah dari tahun lalu, tapi lagunya tetap enak banget dan membuat bersemangat di musim panas. 

4. Problem - Ariana Grande feat Iggy Azalea
 

Lagu ini rilis 2 bulan lalu. Suaranya Ariana Grande memang gak diragukan lagi bagusnya. Lagunya juga enak banget buat nge-dance~ http://eemoticons.net 

5. LP - Night Like This
 

Untuk yang suka lagu-lagu ringan yang bisa didengarkan di pagi hari yang cerah, lagu ini salah satunya~ Meskipun judulnya Night atau Malam, tapi mendengarkannya di pagi hari bisa bikin semangat juga entah kenapa hehehe http://eemoticons.net 

Selanjutnya ke film yang menurutku super oke di bulan Juni ini. Di kesibukanku yang cukup menggerahkan aku hanya bisa menonton 3 film saja di bioskop bulan ini. Di antaranya, : Edge of Tomorrow, Maleficent dan Transformer Age of Extinction. Dari ketiga film tersebut, favoritku adalah... 

6. Edge Of Tomorrow 



Aku membuat reviewnya di postingan ku sebelumnya tentang Edge Of Tomorrow . Ratingnya di IMDB juga cukup bagus mencapai 8,1. Aku sangat suka ceritanya bahkan aku mencari manga All You Need Is Kill, dan ingin juga membaca novelnya cuma aku belum nemu yang sudah dialih bahasakan dari bahasa Jepang ke bahasa Inggris. Pokoknya film ini termasuk yang collectible bagiku. 

Kemudian buku favoritku di bulan ini. 

7. Pemulihan Jiwa 5 



Buku ini kubeli saat awal UTS lalu. Serta ini buku kelima dari serial Pemulihan Jiwa yang penulisnya yaitu ahli pemulihan jiwa, Dedy Susanto. Aku sangat suka buku ini karena penulis membuat pembaca berpikir untuk mengerti apa yang dialami oleh jiwa sehingga bisa mempengaruhi ke kehidupan. Setelah berpikir dan mengerti, maka cara mengatasi dan menghadapi hidup pun akan terasa semakin mudah. Buku ini sangat direkomendasikan untuk kalian yang perlu pemulihan jiwa, karena bukan hanya aku atau kamu tapi semua manusia butuh meningkatkan pemahaman tentang dirinya termasuk jiwanya. 

Selanjutnya untuk hal-hal kewanitaan~ http://eemoticons.net *cielah~* 

Produk Skincare yang menarik untukku di bulan ini adalah.. 

8. Clean & Clear Fruit Essentials facial cleanser - Energezing Berry 



Aku baru mencoba facial cleanser ini dan menyenangkan sekali memakainya di pagi hari. Selain membersihkan kulit dari minyak dan kotoran berlebih juga terdapat wangi buah berry yang menyegarkan sehingga membuat mata yang masih terkantuk-kantuk menjadi melek seketika !! Hahaha http://eemoticons.net 
Tapi bener lho~ 
Padahal cleanser ini sudah rilis lumayan lama dan iklannya sering muncul di tv lokal, aku baru menyadarinya dekat-dekat ini. Cocok sekali untuk yang memiliki kulit normal cenderung berminyak. 

Untuk make up, bagi kalian yang mengikuti postinganku pasti tahu dong ya kalau aku baru mengepost tentang Lipstick ajaib ini beberapa waktu yang lalu. 

9. Revlon Colorburst Matte Balm - #205 Elusive Insaisisable 



Kalian bisa melihat review dan swatch nya di artikel Revlon Colorburst Matte Balm - #205 Elusive Insaisisable. Memang make up yang paling aku suka adalah Lipstick dan Eyeshadow. Palet warnanya membuatku seperti melukis di wajah, apalagi membuat wajah semakin cerah. Maka dari itu bibir yang indah dengan mata yang cerah adalah favoritku dalam riasan. 

Terakhir adalah fashion !! http://eemoticons.net 

10. Summer White T-Shirt by St.Yves 



Kaos ini sangat cocok untuk musim panas, bisa dipadukan dengan celana pendek atau pun skinny jeans warna warni. Terdapat detail sablonan yang indah, lebih indah lagi karena tidak rusak ketika dicuci berkali-kali. 



Harga kaos ini sekitar Rp 114.900,- di Matahari Dept.Store. Namun aku mendapatkannya setengah harga karena kupon yang didapatkan Mama saat ada promo hehehe. Dikasih kupon diskonan siapa yang gak suka ? http://eemoticons.net 

Okay..jadi segitu saja favoritku bulan ini. 
Aku juga senang sekali bulan ini bisa liburan ke tempat baru yaitu Pantai Anyer. Kuceritakan di artikel yang ku posting beberapa waktu lalu : Summer Road Trip 2014 Story : Anyer Beach. Cerita tentang liburanku juga itulah yang paling banyak dibaca di bulan Juni ini. 
Aku bersyukur sekali mendapatkan pengalaman baru dan bisa sharing ke semuanya~ 
Bertambah juga syukurku melihat traffic blog-ku makin bertambah tiap bulannya, padahal kalau dari pengeluaran artikel masih sama jumlahnya seperti sebelumnya. 
Terima kasih bagi kalian yang mampir http://eemoticons.net 

Semoga cerita tentang kehidupanku yang teu puguh ieu bisa menginspirasi~ 

See you next month on Monthly Favourites~ http://eemoticons.net 

and 

We Wish You Wonderful Life on July~ 

WELCOME JULY 2014 !! http://eemoticons.net



Tuesday, June 3, 2014

Edge Of Tomorrow - Movie Review

Sejak tadi pagi sibuk mengerjakan tugas TSDA yang dikumpulin besok, jadi setelah ketemu teman dan beres print buat kliping. Maka menonton film menjadi pilihan reward. Memilih film ini juga ternyata merupakan reward yang sangat baik. Sebenarnya film ini tidak masuk Movie Watchlist-ku. Yang aku tunggu sebenarnya adalah film Maleficent, namun film tersebut baru tayang besok. Namun besok jadwalku penuh ditambah masih ada beberapa gambar rancangan Travelodge yang belum selesai diperbaiki.

Kembali ke Edge Of Tomorrow , karena BiibopH sudah menontonnya minggu lalu aku juga jadi penasaran. Kupikir tidak buruk juga setelah melihat trailer filmnya.

 

Lalu tadi pun akhirnya aku menontonnya sendiri~
Senangnya aku mendapat kursi favoritku di barisan C yang tengah. Seakan-akan nonton film di rumah karena keseluruhan layar bisa terlihat dengan jelas :p



Peperangan dan Monster adalah dua hal yang sebenarnya paling kurang suka aku lihat. Perang itu membosankan karena adegannya berkisar antara tembak-tembakan, meledak, mati, tembak-tembakan lagi, meledak, mati lagi... =_=
Kalau Monster itu karena aku kurang suka melihat makhluk yang gak indah, aneh, dan gak berperi-kemanusiaan (yaiyalah namanya juga monster cuma bisa berperi-kemonsteran)
Bagusnya adalah film ini bisa mengemas keduanya menjadi enak untuk kulihat.



Diangkat dari cerita sebuah light novel, All You Need Is Kill yang dikarang oleh Hiroshi Sakurazaka. Ceritanya mirip seperti film Source Code. Tokoh Utamanya yaitu Mayor William Cage yang diperankan oleh Tom Cruise, adalah Mayor yang diangkat hanya untuk urusan diplomasi bagi militer AS pada saat bumi sedang diinvasi Alien yang disebut Mimic.

Kesialan dirasakan olehnya ketika penugasannya ke Inggris membuatnya dipaksa untuk terjun ke medan perang sesungguhnya padahal ia sama sekali bukan perwira militer yang terlatih. Namun kesialan tersebut berbuah manis ketika dia membunuh monster yang juga membuat dirinya terbunuh, membuatnya mendapat kekuatan untuk kembali ke masa lalu saat ia terbangun di kamp militer. Awalnya kebingungan melanda dirinya setelah beberapa kali merasakan mati di medan perang dan kembali lagi hidup di hari sebelumnya. Lalu akhirnya berkali-kali merasakan mati membuatnya sadar dan bertemu dengan tentara berprestasi saat itu yaitu si cewek badass, Rita Vrataski diperankan oleh Emily Blunt, yang ternyata pernah memiliki kekuatan yang sama dahulu sampai kekuatan itu hilang karena suatu hal. Mereka berdua berusaha mencari cara bagaimana memenangkan perang dan menemukan otak utama yang mengendalikan para monster serta mematikannya.

Pertarungan mengalahkan Mimic ini sangatlah seru. Kocaknya adalah melihat Cage yang berkali-kali mati untuk mengulang apa yang terjadi dan mengatasi kematiannya serta kematian rekannya yang lain termasuk Vrataski. Karena beberapa kematian lebih terasa lucu daripada menyedihkan. Namun hanya dengan mengulang yang terjadilah Cage bisa terus mengalami pengalaman untuk menuju ke misi utama yaitu mematikan otak utama yang mengendalikan para monster. Peralatan tempurnya pun menarik, khususnya baju tempurnya mengingatkanku seperti perang yang terjadi di film The Matrix Revolution di mana setiap tentara memakai baju tempur layaknya seperti robot dengan persenjataan lengkap dan canggih.

Kayaknya sih BiibopH sangat terkesan dengan baju tempurnya bahkan terpikir bagaimana kalau membuat properti cosplay-nya ? BiibopH jadi Cage dan aku jadi Vrataski hahaha (mikir lagi buat duit, waktu, dan entar propertinya mau disimpen di manaaa ???)

Dari keseluruhan film sudah oke. Efek canggihnya menurutku sih biasa.
Dari beberapa adegannya terkesan film ini cocok dijadikan game. Gak aneh kalau nanti keluar kaset game-nya.

Ingin tahu bagaimana cara Cage dan Vrataski menyelesaikan misinya ?
dan berapa kalikah Cage mati dalam film ? (coba gitu ada yang mau iseng ngitungin hahaha)
Maka silakan ke bioskop terdekat karena film ini sayang untuk dilewatkan~ ≧◡≦



Saturday, April 12, 2014

Captain America : The Winter Soldier


Minggu lalu, aku, Nico, & Mama nonton film Captain America yang baru yaitu The Winter Soldier.



Filmnya memang sudah ditunggu-tunggu semenjak The Avenger. Benar-benar puas melihat aksi luar biasa Abang Steve Rogers (Chris Evans), si Captain America, yang super ganteng (bahkan Mama tiba-tiba jadi fans beratnya wkwkwk). Menurut penilaianku pribadi film kedua ini lebih baik daripada film pertamanya yang The First Avenger. Dari adegan aksi yang menantang serta cerita yang mempengaruhi penonton karena mencoba mengangkat tema kepercayaan sehingga penonton menebak-nebak karakter mana yang jahat atau pun yang baik, lalu juga terdapat plot twist mengenai The Winter Soldier-nya yang memang sih akhirnya mudah ditebak. Namun sayangnya dibandingkan dengan film superhero lainnya, film ini terkesan seperti film aksi spionase. Dengan terfokus pada konflik dalam pribadi suatu organisasi agen rahasia yang disusupi secara tidak terlihat oleh kelompok penjahat di film pertamanya. Tidak seperti film superhero biasa yang fokus pada menyelamatkan dunia dari penjahat, yang biasanya ditonjolkan dengan banyaknya perkelahian di muka umum antara si superhero dengan si penjahat, di mana banyak warga tidak bersalah sedang berkegiatan.

Seperti biasa, tidak akan membahas jalan cerita film tersebut di sini karena mungkin saja yang belum menonton akan kurang suka dengan banyaknya spoiler hehe Jadi jika ingin melihat review dan plot cerita, silakan ke IMDB : Captain America - The Winter Soldier

Yang akan kubahas adalah mengenai pesan yang tersirat dalam film ini.

Kepercayaan

Maksud dari kata "Kepercayaan" ini bukan merujuk kepada suatu hal yang religius tetapi mengenai amanah yang diberikan oleh kita kepada orang lain maupun sebaliknya. Biasanya mengenai informasi pribadi yang bersifat penting. Hal ini sangat menggelitik batinku bahwa makna kepercayaan sangatlah sensitif apalagi dalam hubungan antar manusia. Mengacaukannya sedikit saja dapat merusak hubungan, atau pun meningkatkannya juga dapat mempererat hubungan.
Yang kutangkap bahwa kepercayaan itu adalah amanah.
Sehingga menjaganya adalah suatu keharusan bagi pribadi. Sayangnya banyak juga yang masih belum sadar akan hal ini. Berbicara di depan kita dengan muka memelas dan berkata, "Percayalah padaku..", Namun berakhir dengan pengkhianatan. Bagi rata-rata manusia di Indonesia yang suka gak enakan sama orang lain. Mungkin akan berakhir dengan "yasudahlah" di depan orangnya kita maafkan, tapi dibelakangnya tetap mengatakan hal-hal buruk tentang orang tersebut. Akhirnya menjadi buruk pada kita juga.

Bagaimana mengatasi hal tersebut tanpa menjadi orang paranoid macam Nick Fury (hahaha) ?
Awalnya yaitu dengan menilai semua orang pantas diberi kepercayaan.
Lho kok gitu ?
Iya, kita harus mengutamakan sisi positifnya dulu karena jika kita mengerti tentang keajaiban pikiran maka manusia tidak akan pernah mau berlama-lama memikirkan hal-hal negatif. Apa yang kita pikirkan, meskipun hanya iseng atau sedikit saja pasti cepat atau lambat akan terwujud. Pikiran pun tidak dapat membedakan mana hal positif atau pun hal negatif, bagi pikiran kita kedua hal tersebut adalah baik jadi pasti keduanya bisa terwujud. Maka dari itu akan lebih baik jika selalu berpikir yang positif saja.

Setelah menilai baik orang tersebut, lalu lihat dari tingkah lakunya. Jika ia memang benar-benar bisa diberikan amanah biasanya akan lebih terlihat dari tingkah laku atau sikapnya yang baik pada kita, jadi jangan berdasarkan pada apa yang dikatakannya. Apalagi jika orang tersebut senang beromong besar seperti, "Percayalah padaku..", dsb maka akan lebih baik untuk memberikan kepercayaan pada orang lain dibanding orang yang senang beromong besar tersebut.

Lalu Bagaimana jika sudah terlanjur memberikan kepercayaan pada orang yang salah ?
Maafkan..
Sulit memang namun ya manusia tidak mungkin bisa menyenangkan manusia lainnya. Begitu pun kita tidak dapat menyandarkan kebahagiaan kita berdasarkan manusia lain. Namun dengan memaafkan dapat membuat hati kita lebih tenang daripada diselimuti oleh kemarahan yang akan merusak diri kita sendiri.

Hal yang aku ungkapkan di atas bukan bermaksud untuk menggurui.
Blog ini juga adalah catatan pribadiku jadi kadang pula jika ada masalah di kehidupanku biasanya aku membuka lagi postingan lama untuk melihat apakah aku pernah menuliskan hal yang berkaitan tentang masalahku sehingga aku bisa terus belajar lagi.
Toh tema kehidupan manusia di bumi adalah untuk belajar dan merasakan pengalaman demi perkembangan jiwa.
Bagi kalian yang membaca, aku harap ini dapat menginspirasi. Karena Tuhan kadang memberikan kabar lewat sesuatu yang tidak terduga. Bahkan bahan bacaan dari orang lain pun bisa menjadi salah satu kabar dari Sang Pencipta kita.

Semoga menginspirasi~

Serta bagi yang belum nonton film Captain America yang baru, segeralah ke bioskop-bioskop terdekat yaa~
Selamat menonton~ ^^


Sunday, February 16, 2014

The Wolf Of Wall Street

Berawal dari kacaunya mood karena mulai berlebihannya hormon estrogen. Membuat tubuhku menjadi tidak karuan rasanya. Melakukan apa pun menjadi sangat tidak menyenangkan, padahal biasanya aku bisa mengendalikan mood yang buruk. Bahkan waktu tidur pun berubah karena insomnia yang kumat, membuatku kena migrain seharian saat di kampus.

Akhirnya aku memutuskan menghentikan semua kegiatanku untuk satu hari itu saja. Untungnya tidak ada kegiatan berarti di kampus pada hari itu.

Memutuskan untuk menonton film, karena telah lama dari terakhir kalinya aku menonton film di bioskop. Seingatku mungkin saat Catching Fire ditayangkannya.
Pemilihan jatuh di film The Wolf of Wall Street yang dibintangi oleh Leonardo Dicaprio. Sayangnya film ini sudah lama ditayangkan dan tinggal ditayangkan di Summarecon Mall Serpong XXI.
Dari kampus aku berniat ke sana untuk mengambil waktu nonton di siang hari. Namun karena aku keasikan membaca buku di perpustakaan sampai sore hari, aku pun mengambil waktu nonton di pukul 5 sore.



Seperti biasa, aku tidak mereview keseluruhan cerita. Jadi jika ingin review yang lengkap hingga ke synopsisnya bisa menuju ke IMDB : The Wolf of Wall Street.

Film ini memiliki rating Dewasa. Karena banyaknya kata-kata yang kurang baik, adegan seksual, penggunaan obat-obat terlarang dan minuman keras, dan masalah kejiwaan. Namun sangat direkomendasikan karena banyaknya pesan tersirat dari cerita film tersebut.
Diangkat dari buku biografi Jordan Frost, The Wolf of Wall Street. Di mana menceritakan saat dia menuju kekayaan tak terbatas akibat usahanya sebagai pialang saham yang banyak menggunakan cara ilegal (seperti menipu) untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya di kala berusia 20 tahunan.

Ambisinya akan memiliki banyak uang untuk keluar dari kemiskinan, membuatnya mengambil kesempatan dengan cara yang buruk. Keahliannya dalam berbicara dan meyakinkan orang, dipergunakan dengan sangat jahat dalam penipuan bersama dengan pegawai-pegawai utamanya. Hasil usaha kerasnya pun berbuah manis, uang komisi terus mengalir ke dalam kantungnya. Akhirnya ia pun menjadi salah satu biliuner di usia muda.

Seperti banyak diketahui bahwa hasil usaha yang didasari dari ambisi tidak akan pernah memuaskan. Meskipun sudah mendapatkan uang banyak, hasratnya tidak akan terpuaskan. Banyaknya uang yang datang dalam waktu cepat pun, akhirnya harus dilepaskan begitu cepat juga. Sedihnya lagi dalam memperoleh kekayaannya membuat si tokoh utama ini menjadi berubah bahkan selingkuh dari istri yang telah menemaninya di waktu susah. Semua itu karena uangnya yang berlimpah membuatnya bisa melakukan apa pun seenaknya.

Seakan-akan mengingatkan kita bahwa kekayaan yang kita punya merupakan sebuah kekuatan yang butuh tanggung jawab besar. Jika masih belum pantas untuk memilikinya, maka kekayaan itu akan membawa pengaruh buruk. Termasuk pengaruh buruk pada hubungan kita dengan orang-orang sekitar seperti keluarga, teman dekat, dan relasi. Karena Jordan Frost ini kaya, akhirnya sih dia menikah dengan teman selingkuhannya itu. Namun berakhir sama saja dengan perceraian padahal telah memiliki 2 orang anak. Karena akibat kekayaan membuatnya sangat sibuk sehingga tidak terlalu memperhatikan keluarganya. Miris.

Kekayaan yang datang dari suatu usaha dengan niat merugikan orang lain pun bisa berakibat buruk ke diri sendiri. Dengan terjerumusnya pada obat-obat terlarang dan minuman keras, membuatnya terus nagih hingga membuat tubuhnya kebal dan semakin membutuhkan dosis yang tinggi. Penggunaan tersebut juga dikarenakan pengalihan dari stress akibat usaha keras yang terlalu ambisius. Ditambah lagi tidak hanya obat-obatan terlarang saja yang membuat adiktif. Aktifitas seksual pun dibutuhkan bahkan karena merasa kaya, sehingga bisa menyewa PSK yang berbeda-beda sesuai keinginan. Belum lagi karena merugikan orang lain, menjadi incaran polisi karena perbuatannya yang ilegal.
Wah kerusakan hidup seperti itu tidak sebanding dengan kekayaan yang didapat.

Bagiku ceritanya cukup mengena.

Ambisi. Apa pun itu mau yang berniat baik atau pun buruk sekalian, selalu membuat diri tidak dapat terpuaskan. Apa pun hasil yang didapat, meskipun itu dapat apresiasi amat sangat baik pun, jika kita mengusahakannya berawal dari ambisi maka bersiap-siaplah mengalami rasa kecewa akibat rasa tidak-terpuaskan atau bahkan ingin sesuatu lebih dan lebih lagi. Jadi kita harus selalu sadar akan niat awal dari apa pun yang akan kita lakukan. Hasil yang didapat dari usaha kita, haruslah kita pasrah menerimanya apa pun yang terjadi dan bersyukur akan hal itu. Ini akan membuat kita terlatih untuk tidak berambisi yang membuat sesuatu malah mejadi buruk.

Kekayaan. Khususnya uang, yang selalu menjadi tujuan orang dalam bekerja atau pun berusaha. Siapa sih yang tidak ingin kaya ? Apalagi di Indonesia ini biasanya hanya yang kaya yang mudah untuk dihargai. Huft. Sayangnya banyak orang yang sudah merasa kaya pun tidak memiliki suatu standar sikap yang cukup pantas dalam kekayaannya. Biasanya berakhir dengan banyaknya masalah hidup yang datang bertubi-tubi. Membuatku berkesimpulan bahwa jika kamu ingin kaya, maka pantaskanlah dirimu. Memiliki kekuatan berupa kekayaan yang besar maka butuh tanggung jawab yang besar pula. Kekayaan bukanlah hak tetapi kewajiban. Kewajiban dari Sang Pencipta bagi kita untuk menggunakannya dengan baik demi kepentingan manusia lainnya.

Kesimpulannya, aku sangat bersyukur mengambil waktu khusus untuk libur di hari itu. Karena aku memang membutuhkannya, serta pilihan film yang aku tonton pun tidak hanya menghibur namun juga memberikan banyak pesan padaku. Membuatku menjadi semangat kembali untuk berusaha. Berhati-hati akan ancaman ambisi yang muncul akibat ego dan berusaha memantaskan diri untuk mendapatkan kewajiban sebagai pembuka pintu rezeki bagi orang lain.



Tuesday, December 3, 2013

Welcome Holiday !!

Akhirnya libur tiba~ ;w;
Setelah mengumpulkan logbook Studio Dasar Desain 1, softcopy-nya, dan buku 642 Things To Draw maka dimulailah liburan akhir tahun yay~

Mengapa aku sangat senang ?
Karena cuma liburan akhir tahun ini lah yang durasinya cukup lama. Sedangkan nanti libur dari semester 2 ke semester 3 hanya 2 minggu belum lagi semester 3 ke semester 4 juga tidak kalah pendeknya.
Sebenarnya rencana liburan kali ini inginnya dihabiskan di Bandung, mendampingi my BiibopH yang berjuang menyelesaikan Tugas Akhir-nya dan liburan bersama geng PowerRangers (Rizky, Redo, dan Suci). Sudah rindu sekali dengan mereka.

oh iya saat aku menulis ini, aku sedang duduk menunggu pintu studio 1 XXI terbuka karena ini kesekian kalinya aku menonton Catching Fire (sekuel dari The Hunger Games). Entah mengapa aku sangat tergila-gila dengan trilogi cerita tersebut.

Jadi terdapat beberapa hal yang sedang menarik bagiku akhir-akhir ini :

1. BiibopH 
Entah kenapa dia akhir-akhir ini terlihat sangat tampan sekali. Entah karena penampilannya berubah menjadi lebih stylish (siapa dulu dong stylistnya hahaha *plakduesh*) atau pengaruh hormonku yang menganggapnya begitu (yeahh..I'm still woman you know)

2. Eun Jiwon
oke jadi awalnya aku tertariknya dengan Lee SeungGi, namun saat menonton acara variety show 1 night 2 days maka Eun Jiwon telah menarik perhatianku dari SeungGi. Dia cukup imut untuk Om-Om berumur 36 tahun, gayanya yang bocah membuatnya awet muda namun tetap berkharisma yang membuatku tergila-gila XD (maaf ya BiibopH :p)

3. The Hunger Games Trilogy
Romansa di antara Katniss dan Peeta yang membuatku tertarik pada awalnya. Setelah mendalami lebih jauh terdapat deskripsi sebuah negara yang terdiri dari berbagai distrik yang memiliki karakteristik tersendiri meliarkan imajinasiku. Seakan-akan aku kembali pada saat mengimajinasikan berbagai kota di buku Kota-Kota Imajiner (yang menjadi tugas-tugas akhir SDD1 kemarin). Pada awalnya filmnya tidak membuatku tertarik namun saat membaca bukunya wah idenya benar-benar luar biasa. Politik.Fashion.Survival.Game.Teknologi. dan terakhir Romansa.
Namun fandom ini belum berakhir, masih banyak yang belum didalami jelas olehku.

Nah karena pintu bioskop sudah terbuka.. jadi ceritanya dilanjut nanti~
Selamat menonton Catching Fire~ XD

Saturday, October 5, 2013

Di balik kengerian Insidious Chapter 2

Sabtu lalu, BiibopH bertamu ke rumahku. Setelah beberapa minggu lamanya tidak bertemu, hatiku senang sekali saat bertemu dengannya. :")
Akhirnya diputuskan bahwa kami akan menghabiskan hari itu dengan menonton film.


Aku memang sangat suka menonton film, karena dari film selain bisa menghibur diri juga kadang bisa mendapatkan maksud mengenai hal-hal tertentu. Salah satu genre film yang aku suka adalah film horror. Setelah nonton The Conjuring, terdengar kabar bahwa pertengahan September 2013 akan rilis sekuel dari film Insidious yaitu Insidious chapter 2. Maka film ini masuk ke dalam daftar film yang ingin sekali aku tonton. Untung saja, BiibopH mau menemani juga nonton film ini. Padahal dia paling kurang suka film horror. Kadang kalau menonton film horror dengannya, terlihat bahwa dia selalu pura-pura menengok ke arahku biar tidak melihat adegan yang menakutkan. Lucu juga. :p Film horror termasuk ke dalam hal yang sublime. Dosen Pengantar Arsitektur, Pak David, bertutur bahwa hal yang sublime lawan dari hal yang memiliki beauty (keindahan). Hal yang memiliki keindahan, itu jika dilihat, ia hanya sekedar sebagai suatu objek yang menarik. Sedangkan hal yang sublime itu jika dilihat akan menimbulkan suatu rasa tertentu, biasanya yang paling berpengaruh adalah yang menggugah rasa negatif di diri kita seperti kengerian, sesuatu yang seram, menakutkan, membuat perasaan tidak enak, dll.



Nah sekarang mari masuk ke ranah film Insidious Chapter 2 ini. Yang akan aku bahas bukan mengenai sinopsis atau jalan cerita keseluruhan. Hanya hal-hal yang menarik di belakang itu semua, yang telah disusun apik secara sengaja mungkin oleh story writer atau pun sutradara, atau pun hal-hal yang tidak sengaja tersusun namun tiba-tiba mengirimkan maksud tertentu yang menggugahku. Namun mungkin akan banyak spoiler yang terlihat, jadi bagi yang belum menonton tapi kurang suka spoiler wah disarankan berbesar hati membaca tulisan ini yaa~ :p

Hal pertama yang menarik adalah rumah yang ada di dalam film. Ada dua rumah yang menonjol di film ini yaitu rumah keluarga Josh Lambert (yang menonjol sekali di film pertamanya) dan rumah Ibunya Josh Lambert, Lorraine Lambert. Di dalam cerita, karena rumah tempat tinggal Josh itu terasa dihantui oleh banyak hantu orang yang sudah meninggal lalu Josh dan keluarganya pindah ke rumah yang lebih kecil pun sama saja, akhirnya pindah lagi dan tinggal bersama Ibunya Josh. Tipikal rumah yang ada di film itu adalah bergaya rumah-rumah Amerika di zaman dulu. Material yang dipakai sebagai fasad itu kayu yang tersusun rapi. Di rumah yang pertama, terlihat mungkin ada 4 lantai. Dari lantai dasar, yang ada pintu masuk utama dan area publik (ruang tamu) serta semi publik (ruang keluarga, ruang makan, dan dapur). Lalu lantai 2 di atasnya adalah area privat keluarga karena berisi beberapa kamar tidur. Lantai 3 mungkin area loteng. Serta di bagian bawah lantai dasar biasanya terdapat basement untuk menyimpan barang.


*old creepy house..hiiyyyy* 

Padahal aslinya tidak begitu seram kok.


*cuma rumah biasa dengan bentuk yang unik*

Untuk rumah kedua yaitu rumah Ibunya Josh. Juga memiliki tipikal gaya yang sama, Old-American House.



Cuma terlihat bentuknya lebih sederhana. Mirip seperti bangunan kastil, terlihat masif dengan sedikit bukaan. Serta terdapat hirarki dari bentuk itu karena adanya bentuk seperti menara di bagian salah satu sisinya.


Untuk fungsi ruangnya sama seperti yang terdapat di rumah yang pertama. Jika sudah melihat filmnya, akan lebih jelas terbayang beberapa ruang yang ada di rumah ini. Di rumah ini sepertinya terdapat 4 lantai. Lantai dasar dari pintu masuk utama kita akan melihat void seperti lobi, lalu sebelah kiri sejajar dengan pintu ruang tamu terdapat tangga menuju ke lantai 2. Sedangkan lurus ke depan terdapat jalur sirkulasi menuju ruang makan dan dapur yang ada di area belakang rumah. Di bagian kanan terdapat ruang piano, karena berisi sebuah grand piano yang dalam salah satu adegan menakutkan sempat berbunyi dan dikira dimainkan oleh hantu. Ternyata dimainkan oleh Josh yang asli untuk meminta tolong ke istrinya, Renai, tapi karena Renai tak bisa melihatnya jadi dikira benar-benar hantu. Lalu yang di bagian kiri pintu masuk yang terdapat ruang tamu serta ruang keluarga (sepertinya)


*Carl saat bertamu dan menemui Josh (isinya bukan Josh yg asli)* 

nah ini salah satu adegan menakutkan saat Renai melihat salah satu hantu yang ternyata Ibunya Parker Crane, hantu jahat yang merasuki badannya Josh.


Sebenarnya yang menggelitik pikiranku adalah adanya lemari di depan sofa itu. Apa ya fungsinya ? O_Oa Apakah itu termasuk ruang keluarga ataukah hanya sekedar ruang baca misalnya ? Soalnya benar-benar tidak ada sekat terlihat antara ruang tamu dan daerah ruang tersebut. Terlihat ada ruang tersendiri adalah karena arah peletakan sofa duduk yang mengarah ke lemari. Uniknya di bagian ruangan tersebut juga terdapat pintu lagi yang menuju ke jalur sirkulasi utama dari area pintu masuk menuju dapur. Lalu ruang rumah yang juga menarik adalah area basement yang ternyata bukan hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang, juga tempat mencuci karena ada mesin cuci serta mesin pengering baju.

Selain rumah, terdapat ruangan yang diekspos dalam film yang cukup menarik buatku. Pertama adalah sebuah ruang di rumah Elise (paranormal yang baik, sudah meninggal, hanya jiwanya yang hidup di dalam cerita itu) yang cukup memberikan kesan seram, dengan dinding berwarna merah serta lampu yang remang-remang. Terdapat beberapa perabotan dan tv yang terletak di depan dinding ruangan. Di tengah ruangan terdapat meja berbentuk lingkaran dan kursi yang mengitarinya.


Pokoknya kelihatan seperti ruang peramal. Ditambah ada patung kayu dengan masker yang sepertinya suka dipakai untuk menjadi medium sesuatu. Ruangannya makin terasa lebih seram. Nah karena efeknya inilah makanya ruangan ini termasuk ruangan yang menarik.
Kedua adalah ruangan di rumah Parker Crane (pembunuh yang berdandan jadi wanita memakai gaun pernikahan berwarna hitam), yaitu ruang tidur saat dia masih anak-anak. Karena Ibunya seperti punya penyakit psikologis (kita akan bahas selanjutnya~), maka Parker ini dulunya pada saat masih kecil harus berdandan menjadi perempuan dan kamarnya pun kesannya feminin sekali.
Wallpaper dinding kamarnya menarik. Lalu juga ada rumah boneka juga. Tempat tidur yang desainnya sangat imut, dengan gorden penutup jendela berwarna merah muda gelap yang sangat harmonis memberikan kesan feminin dan imut untuk anak perempuan.


*nah ini pas masih mendingnya* 



*nah ini ceritanya pas saat ini, kamarnya sudah tidak ditempati berpuluh tahun lamanya. Serem juga yaaa* 

Oke, cukup dari segi arsitektur. Kita menuju ke hal yang kedua, yaitu dari sisi psikologis. Bagiku terlihat bahwa masalah psikologis utama yang menonjol di film ini adalah yang dialami Ibunya Parker Crane, kita sebut saja Mrs. Crane. Mrs. Crane ini seperti memiliki penyakit psikologis yaitu salah satu mekanisme pertahanan diri berlebihan yang dilakukannya akibat pengaruh suatu hal terhadap egonya. Mrs. Crane memarahi Parker karena membuat gambar untuknya namun dengan tulisan "dari Parker Crane". Yang ia mau Parker itu adalah anak perempuan bernama Marilyn, sedangkan jelas-jelas Parker adalah anak lelaki yang diberi nama Parker oleh ayahnya. Mrs. Crane telah melakukan Denial, salah satu jenis mekanisme pertahanan diri menurut Freud yaitu penolakan terhadap suatu hal yang bertolak belakang dengan keinginan orang tersebut. Entah karena alasan lebih ingin anak perempuan daripada lelaki, atau pun juga bisa saja suami dari Mrs. Crane mengkhianati sehingga membuatnya dendam setengah mati dan dendam kepada lelaki sehingga membuat anak lelakinya harus berdandan seperti perempuan. Pola asuh dari Ibu yang memiliki penyakit psikologis pun berpengaruh besar pada psikologis anaknya, ini yang terjadi pada Parker. Karena sering dikasari Ibunya saat masih kecil, dia pun mengasari perempuan dan membunuh banyak perempuan untuk memuaskan egonya. Saat adegan dia dikasari Ibunya itu ia masih kecil, mungkin berumur 3-6 tahun. Umur yang masih memasuki tahap ketiga dalam perkembangan manusia, yaitu di mana Initiative vs Guilt (Inisiatif bertarung dengan Perasaan Bersalah). Seringnya dikasari membuatnya mendapat Guilt, yaitu terus merasa bersalah, sehingga saat sudah dewasa pun dia masih membawa hal negatif Guilt itu dari waktu masih kecil. Akhirnya dia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, malah jadi hantu dan merasuki tubuhnya Josh Lambert. Intinya bagi kita perempuan, yang memang sudah serta akan ditakdirkan menjadi ibu, harus menjaga kesehatan sisi psikologis kita. Karena kita yang akan lebih banyak berinteraksi dengan anak kita, dan kesalahan sedikit dalam mengasuh saat mereka masih kecil akan berpengaruh besar pada hidup anak kita nantinya.

Selanjutnya hal ketiga yang menarik adalah sistem waktu. Diceritakan saat di dunia astral projection, tempat Josh asli terperangkap karena tubuhnya dikuasai Parker. Josh bisa berada di masa lalu saat dia masih kecil, atau pun bisa ke masa lalu saat adegan di film pertama Insidious. Aku juga pernah mendengar akan hal ini bahwa di dunia Jin, ini adalah alasan mengapa mereka bisa memindahkan materi dengan cepat atau pun mengadakan materi dengan begitu cepat sebenarnya karena hanya dunia kita ini lah yang kita rasakan bahwa kita terbatas akan waktu. Padahal mungkin saja itu hanya perasaan kita. Mungkin saja waktu itu hanyalah ilusi. Waktu itu tidak ada. Makanya banyak orang-orang dari sisi spiritualitas berkata bahwa nikmatilah waktu saat ini. Iya jadi hiduplah di saat ini, tidak perlu merisaukan masa depan yang belum terjadi atau pun menyesali masa lalu yang sudah lewat. Manusia yang sebenar-benarnya adalah yang hidup di saat ini. Hal ini yang banyak dilupakan oleh manusia. Jadi apakah masih ingin diperbudak waktu ?

Semoga tulisan ini menginspirasi.
Semua hal ini banyak menunjukan pikiran dan pendapat pribadi, jadi jika ingin menyanggah, berkomentar, memberikan kritik maupun saran, wah dengan senang hati diterima. Semoga pula penikmat film jadi tidak hanya sekedar menikmati, namun jadi perhatian pada hal-hal yang detail tentang yang ada di film yang sedang ditonton. :)


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...